Selasa, 24 Mei 2016

MECHANICAL AND BIOSYSTEM FAIR 2016




Lomba Karya Tulis Ilmiah merupakan lomba yang ditujukan untuk siswa – siswi SMA/ sederajat di Indonesia. Perlombaan ini memuat topik tentang permasalahan – permasalahan umum dan nyata dari  pertanian sekarang yang berkaitan dengan emat bidang kajian ilmu jurusan Teknik Mesin dan Biosistem.
Diperuntukan untuk siswa SMA dengan ide cemerlang untuk pertanian dalam cakupan yang luas. Mulai dari proses pemuliaan tanaman, pembudidayaan, pengolahan pasca panen, distribusi, bahkan pengemasan dan penjualan atau dengan kata lain mulai dari benih sampai ke tangan kita. Karena ide kalian yang solutif dan aplikatif saat ini dibutuhkan untuk kemajuan pertanian Indonesia.

TEMA
1. Peran Mekanisasi dalam Peningkatan Produktivitas Pertanian Indonesia
2. Pemanfaatan Teknik Hidroponik dalam Pertanian Modern
3. Peran Teknik Pengolahan Pangan Guna Menjaga Kualitas Produk Pertanian
4. Peran Sistem Informatika/Komputer di Bidang Pertanian untuk Mendukung Pertanian Modern
5. Pengembangan Energi Terbarukan sebagai Solusi Permasalahan Energi Pedesaan
6. Strategi Teknik Pasca Panen sebagai Upaya Penanggulangan Kehilangan Hasil Pertanian

PERSYARATAN
1. Peserta adalah siswa SMA/sederajat di seluruh Indonesia
2. Tim terdiri dari minimal 2 orang dan maksimal 3 orang siswa dan salah satu sebagai ketua tim
3. Setiap tim didampingi oleh seorang guru pembimbing
4. Setiap tim diperkenankan hanya mengirimkan satu karya tulis
5. Karya merupakan karya sendiri/orisinil dari siswa yang bersangkutan, belum pernah diikutkan dalam perlombaan sejenis, dan belum pernah dipublikasikan melalui media apapun
6. Peserta mengisi formulir pendaftaran secara online melalui bit.ly/pendaftaranmechition2016
7. Peserta menulis abstrak dengan ketentuan yang tercantum pada petunjuk teknis

TANGGAL PENTING
Pendaftaran online                                                            : 7 Mei – 18 Juni 2016
Pengumpulan Abstrak (online)                                         : 9 Mei  – 30 Juni 2016
Pengumpulan berkas pendaftaran (online)                        : 9 Mei  – 30 Juni 2016
Pengumuman lolos abstrak                                               : 4 Juli 2016
Pengumpulan berkas pendaftaran dan karya ilmiah         : 20 Juli 2016 (cap pos)
Pengumuman 10 besar Finalis                                           : 15 Agustus 2016


Info lengkap di :https://mbfipb.com/#post-76

Lomba Karya Tulis Ilmiah NSPC 2016

Hai Adik-adik SMA sederajat se-Indonesia...
Kami datang lagi nih...
NSPC 8!!!!!, Hadir kembali untuk menyapa para ilmuan masa depan dengan membuat beragam kreativitas, inovasi dan pembaharuan di bidang IPTEK.
Ada 6 katerogi perlombaan
1. Bioteknologi
2. Energi Baru & Terbarukan
3. Limbah
4. Teknologi Sederhana
5. Hasil Alam dan Laut
6. Technopreneur
Hadiahnya menarik looo...
Juara 1: Rp 2.500.000 + Tropy + Piala Bergilir Gubernur + Sertifikat
Juara 2: Rp 1.500.000 + Tropy + Sertifikat
Juara 3: Rp 1.000.000 + Tropy + Sertifikat
Juara Harapan 1: Tropy + Sertifikat
Juara Favorit: Tropy + Sertifikat
Oya, lomba ini juga ada fieldtripnya loo.. Nanti adik-adik akan kita bawa jalan-jalan di Kota Malang.
Jadi tunggu apa lagi. Ayooo...ikut NSPC 8. Kami tunggu kedatangan kalian di Kota Malang

Info lengkap : http://nspc-fs2t.blogspot.co.id/

Rabu, 11 Mei 2016

LKTI PRISMA 6 AGROINOVASI (Anugerah Inovator Muda Indonesia)

“PRISMA 6 : AGROINOVASI (Anugerah Inovator Muda Indonesia)”
Pekan Riset Ilmiah Mahasiswa ke-6
LKTI NASIONAL untuk siswa SMA/MA/Sederajat dan  Mahasiswa D3/S1/Sederajat

TEMA :
“Mewujudkan Kemandirian Bangsa untuk Mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) 2030”
SUB TEMA :
1. Sains dan Teknologi
2. Sosial dan Ekonomi
3. Agrokompleks
4. Pendidikan dan Kesehatan
TOTAL HADIAH 50 JUTA
(Dengan 3 Juara untuk Masing-Masing Sub Tema)
download  buku panduan siswa

Senin, 14 Maret 2016

Semut Rangrang



Semut adalah serangga eusosial yang berasal dari keluarga  Formicidae, semut termasuk  dalam  ordo  Hymenoptera  bersama  dengan  lebah  dan  tawon.  Semut  terbagi atas lebih dari 12.000 kelompok, dengan perbandingan jumlah yang besar di kawasan tropis. Semut dikenal dengan koloni dan sarang-sarangnya yang teratur, yang terkadang terdiri dari ribuan semut per koloni. Jenis semut dibagi menjadi semut pekerja, semut prajurit, semut pejantan, dan ratu semut. Semut telah menguasai hampir seluruh bagian tanah di Bumi. Hanya di beberapa tempat  seperti  di  Islandia,Greenland  dan  Hawaii,  mereka  tidak  menguasai  daerah tersebut. Di saat jumlah mereka bertambah, mereka dapat membnetuk sekitar 15 - 20% jumlah biomassa hewan-hewan besar.
Tubuh  semut  terdiri  atas  tiga  bagian,  yaitu  kepala, mesosoma  (dada),  dan metasoma  (perut).  Morfologi  semut  cukup  jelas  dibandingkan  dengan  serangga  lain yang  juga  memiliki  antena,  kelenjar  metapleural,  dan  bagian  perut  kedua  yang berhubungan  ke  tangkai  semut  membentuk  pinggang  sempit  (pedikel)  di  antara mesosoma  (bagian  rongga  dada  dan  daerah  perut)  dan  metasoma  (perut  yang  kurang abdominal segmen dalam petiole). Petiole yang dapatdibentuk oleh satu atau dua node (hanya yang kedua, atau yang kedua dan ketiga abdominal segmen ini bisa terwujud).
Tubuh  semut,  seperti  serangga  lainnya,  memiliki  eksoskeleton  atau  kerangka luar  yang  memberikan  perlindungan  dan  juga  sebagai  tempat  menempelnya  otot, berbeda  dengan  kerangka  manusia  dan  hewan  bertulang belakang.  Serangga  tidak memiliki paru-paru, tetapi mereka memiliki lubang-lubang pernapasan di bagian dada bernama  spirakel  untuk  sirkulasi  udara  dalam  sistem respirasi  mereka.  Serangga  juga tidak  memiliki  sistem  peredaran  darah  tertutup.  Sebagai  gantinya,  mereka  memiliki saluran  berbentuk  panjang  dan  tipis  di  sepanjang  bagian  atas  tubuhnya  yang  disebut "aorta punggung" yang fungsinya mirip dengan jantung. Sistem saraf semut terdiri dari sebuah semacam otot saraf ventral yang berada di sepanjang tubuhnya, dengan beberap
Salah  satu  jenis  semut  yang  banyak  digunakan  dalam  mengendalikan  hama pertanian  antara  lain  jenis  semut  rang­rang (Oecophylla  smaragdina).  Semut  rang­rang adalah semut yang dominan di hutan terbuka dari India, Australia, Cina dan Asia  Tenggara,  yang  daun  sarang  yang  diselenggarakan  bersama­sama  dengan  sutra larva.  Semut  rang­rang telah  penting  dalam  penelitian  tentang  integrasi  kontrol, komunikasi,  teritorial  dan  koloni  biologis  serta  pengendalian  biologis  pada  hama pertanian  atau  perkebunan.  Semut  rangrang  (Oecophylla  smaragdina)  merupakan serangga eusosial (sosial  sejati),  dan  kehidupan  koloninya  sangat  tergantung  pada keberadaan  pohon (arboreal).

Oleh : Edi Purwanto


Sumber: SUHARA 2009. Semut Rangrang, Jurusan Pendidikan Biologi Fakultas Pendidikan Matematika Dan Ipa Universitas Pendidikan Indonesia 

UISI Innovation Challenge 2016


Deskripsi
Lomba karya tulis ilmiah yang diselenggarakan depertemen Manajemen Rekayasa Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI), diperuntukan seluruh siswa siwi SMA sederajat seluruh Indonesia.
Dalam kegiatan ini terbagi menjadi beberapa sub tema yang meliputi:
1. Inovasi teknologi dari barang bekas,
2. Inovasi teknologi sederhana untuk masyarakat desa,
3. Inovasi bahan bakar terbarukan,
4. Inovasi pengolahan limbah industri,
Ketentuan Peserta
1. Lomba UISI Inovation Challenge 2 dibuka bagi seluruh siswa SMA/SMK sederajat di seluruh Indonesia.
2. Lomba bersifat gratis atau tidak dipungut biaya.
3. Lomba bersifat kelompok.
4. Setiap kelompok terdiri dari maksimal 3 (tiga) orang siswa dan maksimal 1 (satu) orang guru pendamping dari sekolah yang sama.
5. Setiap sekolah dapat mengirimkan wakilnya lebih dari satu kelompok.
6. Setiap kelompok hanya boleh mengirimkan satu judul/ makalah.
7. Peserta yang lolos penilaian tahap seleksi administrasi dan makalah, diwajibkan mempresentasikan karya tulisnya di Ruang Pola Gedung Pusat Penelitian Semen.
Cara Pendaftaran
1. Peserta mengisi dan mengirim formulir pendaftaran, file dapat di download di http://inchall-uisi.blogspot.co.id/
2. Peserta mengirimkan karya dalam bentuk softcopy yang dilengkapi surat pernyataan keaslian karya.
3. Pengumpulan karya dalam format pdf.
4. Formulir pendaftaran dan karya tulis dapat dikirimkan ke alamat :
Email : inchalluisi.mr@gmail.com
5. Setiap peserta diwajibkan mengumpulkan formulir pendaftaran disertai dengan melampirkan scan identitas diri (Kartu Pelajar/KTP/SIM) yang masih berlaku, dan scan pas foto berwarna ukuran 3×4. Setelah Pengiriman semua berkas peserta wajib mengirim pesan ke salah satu Contact person yang tertera dibawah.
6. Contact Person :
Email : inchalluisi.mr@gmail.com
No. Telpon : 081269369903 atau 083856260303
Informasi dapat dilihat pada
Facebook : https://goo.gl/AakmxA (UISI Innovation Challenge)
https://www.facebook.com/manajemenrekayasa
Blog : http://inchall-uisi.blogspot.co.id/

Hadiah
1. Semua peserta yang mendaftar mendapatkan e-sertifikat.
2. Bagi peserta yang diundang akan mendapat sertifikat fisik
3. Bagi pemenang akan mendapatkan hadiah sebagai berikut :
i. Juara I : Piala Bupati, piagam, dan uang pembinaan Rp 3.000.000,00
ii. Juara II : Piala Bupati, piagam, dan uang pembinaan Rp 2.000.000,00
iii. Juara III : Piala Bupati, piagam, dan uang pembinaan Rp 1.500.000,00
iv. Juara Harapan I : Tropi, piagam, dan uang pembinaan Rp 1.200.000,00
v. Juara Harapan II : Tropi, piagam, dan uang pembinaan Rp 1.000.000,00
vi. Prototype terbaik : Tropi, piagam, dan uang pembinaan Rp 1.000.000,00
4. Hadiah tambahan bagi para pemenang:
i. Masuk Departemen Manajemen Rekayasa tanpa tes tulis
ii. Gratis mengikuti Seminar Nasional
Contact Person
081 269 369 903 Nicky
083 856 250 303 Iva

Minggu, 06 Maret 2016

Semut Hitam

Semut adalah serangga yang termasuk dalam famili Formicidae dan ordo Hymenoptera.  Semut meliputi lebih dari 12.000 jenis dan sebagian besar hidup di kawasan tropis.  Sebagian besar semut dikenal sebagai serangga sosial, dengan koloni dan sarang-sarangnya yang teratur beranggotakan ribuan semut per koloni.  Anggota koloni terbagi menjadi semut pejantan, ratu semut, dan semut pekerja (Pracaya, 2005).
Tubuh semut memiliki 3 bagian utama yaitu caput (kepala), thorax (dada), dan abdomen (perut).  Pada beberapa spesies semut, pada bagian abdomen sering ditemukan node (penggentingan) yang merupakan ruas ke 2 dan ke 3 abdomen.

Tubuh semut memiliki exoskeleton atau kerangka luar yang memberikan perlindungan dan juga sebagai tempat menempelnya otot.  Semut memiliki lubang-lubang pernapasan di bagian dada yang bernama spirakel untuk sirkulasi udara dalam sistem respirasi (Borror et al., 1992).

Camera Oppo, Iso 100, fl 3mm, f/2.2

Kamis, 03 Maret 2016

Menilik Potensi Sang Putri Malu



Oleh: Vikayanti, S.Si
POPT Muda Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan Surabaya

Putri  malu  (Mimosa  pudica),  merupakan  tanaman  herba  unik dari  kelas magnoliopsida.  Menurut Setiawati (2008), tanaman asli Amerika  tropis  ini mempunyai banyak  nama  sebutan,  di Jawa  disebut  sebagai kucingan, di Minahasa disebut rebah  bangun,  di  Menado disebut  sebagai daun  kaget, dan di Sunda disebut sebagai si kejut. Dalam bahasa Inggris sang Putri Malu sering disebut sebagai Sensitive Plant Spray.
Tanaman  putri  malu merupakan  herba  memanjat dengan ciri-ciri tinggi  kurang lebih  0,3-1,5m,  batang  bulat, berambut  dan  berduri tempel. Rambut  sikat  pada  batang mengarah  ke  bawah.  Daun kecil-kecil  tersusun  majemuk berbentuk  lonjong,  ujung lancip dan berwarna hijau. Bunga berbentuk bulat seperti bola, warna merah muda. Buah berbentuk polong, pipih. Biji juga bulat dan pipih, akar berupa akar pena yang kuat.
Putri  malu  tumbuh  liar  ditepi-tepi  jalan,  diarea  terbuka  dan  terkena  sinar matahari. Tanaman  ini  mudah  sekali dikenal karena  secara  cepat  daunnya  akan menutup/layu  dengan  sendirinya  ketika  disentuh.  Kondisi  ini  hanya  bersifat sementara karena setelah beberapa menit keadaannya akan pulih seperti semula.
Keunikan  dari  perdu  anggota  suku  polong-polongan  ini  dapat  terjadi  oleh karena  perubahan  turgor  pada  tulang  daun, sehingga  daun  dapat  menutup  ketika disentuh,  ditiup  atau  dipanaskan. Gerak  pada putri  malu  ini  sering  disebut  dengan seismonasti (Wikipedia, 2014).
Pada waktu-waktu tertentu, seperti pada saat  matahari terbenam, sang putri ini juga mengatupkan daunnya dan akan merekah kembali pada saat matahari terbit. Disamping itu tanaman ini juga akan menutup daunnya ketika hewan herbivora ingin memakannya.  Hewan  menjadi  tidak  berminat  untuk  memakannya  karena  daun menjadi layu dan pucat, seperti tidak segar lagi.Apabila  kita  perhatikan  secara  seksama,  Putri  malu  memiliki beberapa fakta yang menarik. Pertama, putri malu sangat invasiv terhadap tanaman lain dimana dia hidup,  artinya putri  malu  dapat  berkembang  dengan cepat  melebihi  populasi tanaman lain. Kedua, putri malu tahan terhadap cekaman abiotik, bila kita perhatikan disaat  kondisi  kekurangan  air,  dia  mampu  tumbuh  dengan  baik.  Seandainya tanaman tersebut di tebang/dipotong sekalipun, akan tetap kembali survive.
Menilik dari  fakta  tersebut,  pasti  ada  sesuatu  yang  luar  biasa  di  area  perakaran  sehingga mampu memberi hidup bagi sang putri.Dalam perakaran putri malu terdapat bintil-bintil akar yang mengandung koloni mikroba  yang  bersimbiosis  mutualisme  dengan  akar putri malu  tersebut.  Beberapa mikroba yang terkandung dalam akar putri malu antara lain :
  1. Rhizobium, merupakan bakteri gram negativ yang bersimbiosis dengan inang tertentu. Mikroba ini menginfeksi akar sehingga timbul bintil akar (seperti pada suku leguminosa). Rhizobium  mampu  menambat  nitrogen,  melarutkan  fosfat dan kalium sekaligus, sehingga putri malu selalu nampak hijau dalam kondisi tanah kritis sekalaipun.
  2. Bacillus  sp.  bakteri  ini  mampu  melarutkan  fosfat  dan  kalium  serta menghasilkan  zat  pengatur  tumbuh  tanaman  dan  menekan  perkembangan mikroba pathogen.
  3. Pseudomonas putida merupakan salah satu strain bakteri yang terdapat pada perakaran putri malu.  Bakteri  ini  mampu  menekan  serangan  penyakit  layu bakteri pada tanaman tembakau di Sumatera Utara.
  4. Actinomycetes,  merupakan  bakteri  yang  memiliki  kemampuan  untuk menghasilkan  antibiotik.  Bakteri  ini  banyak  terdapat  pada  perakaran putri malu. Dalam pengendalian  hayati putri  malu  juga  banyak  dimanfaatkan  sebagai pestisida nabati. Bagian tanaman yang dimanfaatkan sebagai pestisida nabati yaitu akar,  batang  dan  daun.  Menurut  Setiawati,dkk  (2008),  kandungan  kimia  dari tanaman  ini  adalah  senyawa  mimosin,  asam  pipekolinat,  tannin,  alkaloid,  saponin, triterpenoid,  sterol,  polifenol  dan  flavonoid.  Kandungan  senyawa  inilah  yang kemudian  dimanfaatkan  sebagai  pestisida  nabati. Dari  beberapa  hasil  penelitian ekstrak  akar  dan  daun  putri  malu  ternyata  mampu  mengendalikan  penyakit atraknosa,dan alternaria. Aplikasi ekstrak akar Mimosa pudica pada tanaman cabai ternyata  dapat  menekan  insidensi  penyakit  pada  buah  dan  mampu  menekan keparahan penyakit pada daun dan buah.

Dalam  dunia  farmasi  ekstrak  putri  malu  juga mampu mengatasi  imsomnia, bronchitis, panas tinggi, rematik dan cacingan. Ternyata begitu banyak yang dapat kita gali dari si pemalu ini, oleh karena itu jangan remehkan keberadaannya, meski merupakan tanaman liar tetapi punya potensi luar biasa.

Pustaka
Anonim,    ,  PGPR  dari  Akar  Putri Malu, http://ceritanurmanadi.wordpress.com diakses tanggal 15 Oktober 2014, jam 12.00 wib.
Anonim, 2014, Putri Malu, http://id.wikipedia.org/wiki/Putri_malu diakses tanggal 15 Oktober 2014, jam 11.15 wib.
Setiawati,  Murtiningsih,  Gunaeni  dan  Rubati,  2008. Tumbuhan  Bahan  Pestisida
Nabati  dan  Cara  Pembuatannya  Untuk  Pengendalian  Organisme

Pengganggu  Tumbuhan  (OPT),  Balai Penelitian  Tanaman  Sayuran.  Hlm. 153.

Minggu, 21 Februari 2016

Penjurian Lomba Daur Ulang Limbah MAN Lamongan

Pada hari minggu tgl 21 Pebruari 2016,
Di MAN Lamongan diadakan ekspo lomba daur ulang limbah dalam rangka M2F yaitu Manela Maulid Festival 2016 tingkat SMP/MTs Se-Kab. Lamongan, Gersik, Tuban, Bojonegoro dan Mojokerto.

Jumat, 05 Februari 2016

Capung (Odonata)

Camera : Oppo mirror 5,  ISO-100, fl 3mm, no flash, 

Capung (Odonata) banyak dijumpai di ekosistem persawahan (Shepard et al, 1992), sehingga memiliki peranan penting pada ekosistem tersebut. Capung dapat berfungsi sebagai serangga predator, baik dalam bentuk nimfa maupun dewasa, dan memangsa berbagai jenis serangga serta organisme lain termasuk serangga hama tanaman padi, seperti: penggerek batang padi (Chilo  sp),  wereng  coklat  (Nilaparvata  lugens), dan walang  sangit (Laptocorisa acuta) (Borror et al., 1992; Shepard et al, 1992).
Selain itu, capung dapat dijadikan sebagai indicator kualitas  ekosistem  (Jhon, 2001).  Hal  ini  dikarenakan  capung  memiliki  2  habitat  :  air  dan udara.  Odonata  dewasa  betina  dalam  melakukan  oviposisi  memilih  habitat  perairan  yangjernih dan bersih, serta nimfa rentan terhadap kualitas air terpolusi (Borror et al., 1992; Jhon,2001).
Odonata  adalah  kelompok  serangga  yang  berukuran  sedang  sampai  besar  dan  seringkali berwarna  menarik.  Serangga  ini  menggunakan sebagian besar  hidupnya  untuk  terbang. Capung  juga  memiliki  tubuh  yang  langsing  dengan  dua  pasang  sayap,  dan  memiliki pembuluh  darah jala.  Selain  itu  capung  juga  memiliki  antenna  pendek  yang  berbentuk rambut, kaki yang berkembang baik, alat mulut tipe pengunyah, mata majemuk yang besar, abdomen panjang dan langsing (Boror et al., 1992).
Habitat capung menyebar luas, di hutan-hutan, kebun, sawah, sungai dan danau, hingga ke pekarangan rumah  dan  lingkungan perkotaan. Ditemukan  mulai  dari  tepi pantai hingga ketinggian lebih dari 3.000 m dpl. Beberapa jenis capung, umumnya merupakan penerbang yang  kuat  dan  luas  wilayah  jelajahnya.  Beberapa  jenis  yang  lain  memiliki habitat yang spesifik dan wilayah hidup yang sempit (Wikipedia Indonesia, 2006).
Capung (Odonata) juga memiliki karakter yang istimewa yaitu dapat melakukan perkawinan di  udara  dalam  berbagai cara. Sebelum  kawin,  serangga  jantan  akan  membengkokkan perutnya ke arah depan dan menyalurkan spermatozoa ke dalam organ seperti kantung kemih pada sternite kedua  dari  perut.  Dalam  perkawinan,  serangga  jantan  menggunakan terminal classper yang  dimillikinya   untuk  memegang  serangga  betina  pada  daerah  sekitar  leher, serangga betina kemudian akan membengkokkan perutnya ke arah depan menuju ke sternite kedua dari perut serangga jantan, yang merupakan tempat terjadinya transfer spermatozoa ke tubuh  betina  yang sebenarnya. Mekanisme  ini  tidak  ditemukan  pada  serangga  ordo  lain (Borror et al., 2002).
Betina  akan  meletakkan  telurnya  pada  pada tumbuhan yang  berada  di  air.  Beberapa  jenis Odonata  menyukai  air  yang  menggenang  untuk  menaruh  telurnya,  beberapa  jenis  yang lainnya menyukai air  yang agak deras. Telur tersebut akan menetas menjadi nimfa melalui proses  metamorfosis  tidak  sempurna.  Nimfa  merupakan  makhluk  kecil  yang  diperkirakan terdiri dari 10-13 instar (Paulson, 2004). Nimfa memiliki bentuk tubuh yang berbeda dengan bentuk  dewasanya, yaitu mempunyai  sepasang  mata  yang  besar,  kaki  yang  berkembang dengan  baik  dan  bagian  mulut   yang  dipergunakan  untuk  menangkap  dan  mengigit mangsanya.  Nimfa  tersebut akan  matang  dalam  waktu  satu  tahun.  Pada  spesies  yang  lebih besar, perkembangan dapat mencapai waktu dua sampai empat tahun. Ketika telah mencapai titik  tumbuh  maksimal, nimfa  akan  merayap  menuju  kepermukaan  air  dan  menempel  pada sebuah tongkat, batang, atau objek lainnya untuk melakukan pergantian kulit yang terakhir. Serangga dewasa  yang baru terbentuk ini akan mengalami pengerasan dan pewarnaan kulit dalam waktu yang relatif lambat, beberapa spesies memerlukan waktu satu sampai dua hari untuk melakukan proses ini (Borror et al., 1992).
Nimfa Odonata semuannya adalah akuatik (Corbet, 1995), terutama hidup pada kolam, danau atau hulu sungai dan makan berbagai macam organisme akuatik yang kecil. Biasanya mereka tinggal  menunggu  korban-korban  mereka,  yang lainnya  tinggal  pada  tumbuhan  atau  ada  di dalam  lumpur.  Nimfa  memiliki mulut  tipe  pengunyah,  dengan  pemanjangan  dan  sebuah engsel  untuk  membentuk  suatu  organ  penangkap  yang  kuat  untuk  membunuh  mangsanya. Selain itu nimfa juga mempunyai kaki yang kuat, dan insang yang bergerigi di dalam rektum. Nimfa-nimfa ini berenang karena goyangan tubuhnya, dan insang yang berfungsi seperti ekor ikan. Nimfa capung bernapas dengan cara menarik air ke dalam rektum melalui dubur dan kemudian membuangnya (Borror et al., 1992).
Beberapa  penelitian  mengenai  Odonata  telah  banyak  dilakukan,  diantaranya  penelitian mengenai  keanekaragaman  Odonata  dan  hubungannya  dengan  ekosistem  dan  penggunaan lahan di Semenanjung Utara Malaysia (Siregar et al., 2004), juga penelitian kehadiran nimfa Odonata  di  berbagai  habitat  persawahan  Ahmad  (1982).  Penelitian  tersebut  lebih menekankan pada faktor lingkungan yang mempengaruhi populasi Odonata. Beberapa aspek lain,  seperti  hubungan  populasi  Odonata  dengan  fenologi  padi  (perkembangan  tanaman) belum banyak dikaji.
Populasi  Odonata  juga  dipengaruhi  oleh  faktor  abiotik  dalam  perkembangan  hidupannya, seperti  penggunaan  insektisida.   Insektisida  yang  digunakan  secara  tidak  langsung  dapat berdampak  pada  populasi  Odonata.  Hal  ini  telah  dilaporkan  Kobayashi  (1961),  dalam Asahina et al., 1970; dalam Ahmad 1982, yang menyatakan bahwa Odonata merupakan salah satu predator insekta yang mengalami kerugian hebat akibat penggunaan insektisida terhadap penggerek  batang  padi.  Asahina et  al.,  1970  dalam  Ahmad  1982 juga  melaporkan  bahwa akibat penggunaan insektisida terhadap penggerek batang padi yang dilakukan tahun 1955-1959 di Jepang, mengakibatkan populasi Odonata mengalami penurunan yang drastis.

Sumber: Irwandi Ansori, KEANEKARAGAMAN NIMFA ODONATA (Dragonflies) DI BEBERAPA PERSAWAHAN SEKITAR BANDUNG JAWA BARAT, Program Studi Pendidikan Biologi, Jurusan PMIPA FKIP UNIB

Minggu, 31 Januari 2016

NYIA LIPI 2016

National Young Inventors Award (NYIA) adalah kompetisi ilmiah bagi remaja dalam melakukan inovasi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas, memberikan apresiasi dan menggali potensi remaja di bidang inovasi teknologi. Lomba tingkat nasional ini merupakan ajang untuk menjaring inventor remaja ke kompetisi tingkat regional maupun internasional.


Kriteria Peserta

Adapun Kriteria Peserta NYIA adalah sebagai berikut
  1. Usia 8-18 tahun dan/atau setingkat SD, SMP, dan SMA.
  2. Perorangan atau kelompok maksimal 2 (dua) orang.
  3. Uraian desain alat peraga dikirimkan secara elektronik melalui situs NYIA di www.kompetisi.lipi.go.id.
  4. Uraian desain alat peraga harus mengikuti template berisi latar belakang pemikiran pembuatan desain dilengkapi foto dengan konsep tertulis dan informasi spesifikasi teknis tentang bahan yang dipakai, ukuran, cara pemakaian, dan fungsi alat  (template dapat diunduh di Halaman Download)
  5. Uraian desain alat peraga diterima panitia selambat-lambatnya tanggal 11 Juli 2016
  6. Karya belum pernah diikutsertakan dalam lomba yang sejenis tingkat nasional lainnya. Panitia akan melakukan diskualifikasi jika terbukti karya telah dilombakan pada kompetisi sejenis tingkat nasional lainnya.
  7. Melampirkan riwayat hidup diketahui orang tua (template dapat diunduh di Halaman Download)
  8. Finalis akan diundang ke Jakarta untuk mengikuti pameran pada tanggal 22 – 26 Agustus 2016.
  9. Bagi finalis kelompok, panitia menanggung akomodasi dan transportasi Peneliti Utama (berada di urutan pertama).
  10. Pengumuman finalis dapat dilihat melalui situs LIPI di bagian pengumuman pada tanggal 12 Agustus 2016
  11. Panitia berhak menyebarluaskan/mensosialisasikan alat peraga yang diperlombakan melalui berbagai media.
  12. Keputusan Dewan Juri tidak dapat diganggu gugat.
  13. Panitia akan membatalkan status keikutsertaan peserta jika terbukti melanggar kriteria di atas.


Alur Pelaksanaan

Pendaftaran Peserta mendaftar secara online melalui situs : http://kompetisi.lipi.go.id/. Dalam pendaftaran tersebut yang perlu disiapkan oleh peserta adalah data peserta, daftar riwayat hidup dan uraian desain alat peraga (Template daftar riwayat hidup dan uraian alat peraga terlampir dalam buku panduan ini dapat juga diunduh pada situs kompetisi.lipi.go.id). Kontak dan email peserta yang dicantumkan adalah milik pribadi dan bukan kontak sekolah/instansi. Tahap Seleksi: Verifikasi Administrasi Tahap pertama setelah pendaftaran ditutup adalah verifikasi yang dilakukan panitia atas entry data yang dilakukan pendaftar. Dalam hal ini panitia memastikan bahwa semua persyaran telah dilengkapi oleh pendaftar dengan benar. Tahap Seleksi: Penjurian Urian Desain PeragaTahap selanjutnya adalah penjurian uraian desain peraga oleh dewan juri. Setelah penjurian dilaksanakan, akan diambil 30 karya terbaik yang berhak melakukan pameran pada Final Kompetisi Ilmiah LIPI Tahun 2016. Rangkaian acara final ini akan diselenggarakan di Auditorium LIPI Jakarta, Jalan Gatot Subroto No 10 Jakarta Selatan. Tahap Final: Pameran dan On-site Presentation Pada tahap final, panitia menyediakan booth untuk digunakan sebagai ajang pameran bagi tiap Finalis. Dewan Juri akan berkeliling dan melakukan penilaian secara langsung atas alat yang dilombakan. Peserta juga wajib melayani setiap pengunjung yang bertanya seputar alat temuan finalis. Pada Final ini panitia menanggung akomodasi untuk 1 orang dari masing – masing tim finalis.


Kriteria Invensi

Adapun kriteria karya invensi dalam NYIA adalah sebagai berikut:
  1. Invensi bukan merupakan karya seni murni seperti puisi, lagu, lukisan, patung
  2. Invensi tidak melibatkan makhluk hidup dalam eksperimennya.
  3. Invensi tidak membahayakan lingkungan sekitar, tidak meledak, tidak menimbulkan karat, racun dan tidak melibatkan material – material yang tergolong material terlarang di dalamnya.

info: http://kompetisi.lipi.go.id/nyia9/

LKIR LIPI 2016

Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) merupakan ajang kompetisi ilmiah bagi siswa SMP dan SMA atau sederajat berusia 12-19 tahun. Kompetisi ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan wawasan mereka dalam menganalisa permasalahan dalam mencari solusi yang tepat melalui penelitian ilmiah dan aplikasi ilmu pengetahuan dan teknologi. Setiap peserta harus mengikuti semua persyaratan yang tercantum pada informasi di bawah ini sebelum membuat proposal penelitian.

Kriteria Peserta

  1. Siswa SMP dan SMA atau sederajat, dengan ketentuan maksimum peserta adalah siswa kelas XII pada tanggal 22 Agustus 2015.
  2. Perorangan atau kelompok maksimal 2 (dua) orang.
  3. Belum pernah menjadi pemenang LKIR dalam kurun waktu dua tahun terakhir.
  4. Melampirkan surat keterangan/rekomendasi dari sekolah/instansi terkait dan daftar riwayat hidup. Diketahui oleh orangtua atau wali dengan tanda tangan. Template Daftar Riwayat dapat fiunduh di halaman download
  5. Karya Ilmiah yang sedang atau pernah diikutsertakan dalam kompetisi ilmiah lainnya, tidak dapat diikutsertakan dalam LKIR.
  6. Alur Pelaksanaan


    1. Pendaftaran

    Proses registrasi peserta dilakukan secara online pada website kompetisi.lipi.go.id dari tanggal 2 Januari 2016 s.d tanggal 21 Maret 2016. Panduan Pendaftaran LKIR akan dipaparkan pada website kompetisi.lipi.go.id. Peserta disarankan untuk menggunakan email pribadi dan kontak pribadi (bukan kontak kantor/sekolah) untuk memudahkan komunikasi dengan panitia.

    2. Verifikasi Administrasi

    Proses verifikasi administrasi oleh pihak panitia akan dilakukan pada tanggal 21 Maret 2016 s.d tanggal 28 Maret 2016. Panitia hanya akan melakukan verifikasi terhadap calon peserta yang telah memenuhi syarat dan kriteria serta telah melengkapi seluruh persyaratan dokumen. Verifikasi dilaksanakan secara serentak setelah batas registrasi ditutup.

    3. Seleksi Proposal Terbimbing oleh Dewan Juri

    Dewan Juri akan menyeleksi proposal dan akan menentukan secara langsung mentor yang akan membimbing karya ilmiah peserta yang lolos seleksi. Proposal yang lolos untuk dibimbing akan diumumkan secara online di website kompetisi.lipi.go.id Pada tanggal 11 April 2016.

    4. Pembimbingan (Mentoring) karya ilmiah

    Proses pembimbingan proposal dilakukan mulai tanggal 18 April 2016 s.d tanggal 1 Agustus 2016. Ketentuan Mentoring dapat diunduh pada halaman download

    5. Pengumuman Finalis

    Karya ilmiah peserta yang telah selesai dibimbing akan diseleksi kembali oleh Dewan Juri untuk dipilih sebagai finalis LKIR ke-48 Tahun 2016. Pengumuman Finalis akan dilakukan pada tanggal 12 Agustus 2016 melalui website Kompetisi LIPI, telepon dan surat resmi.

    6. Pameran dan Presentasi Finalis

    Finalis yang terpilih akan diundang ke Jakarta untuk mempresentasikan karya ilmiahnya secara keseluruhan di hadapan Dewan Juri dan melakukan pameran di hadapan pengunjung. Pameran dan presentasi finalis akan diselenggarakan pada tanggal 22 Agustus 2016 s.d tanggal 26 Agustus 2016.


    Mentoring

    Mentor adalah seseorang yang ditunjuk oleh Dewan Juri LKIR untuk memberikan bimbingan kepada peserta LKIR yang proposalnya lolos untuk dibimbing. Pemilihan mentor adalah mutlak menjadi hak Dewan Juri dengan mempertimbangkan kepakaran mentor tersebut.

    Mekanisme Mentoring

    1. Panitia menginformasikan Nama Mentor Peserta Terbimbing bersamaan dengan pengumuman proposal terbimbing
    2. Panitia selanjutnya akan meneruskan proposal Peserta Terbimbing kepada Mentor masing – masing
    3. Panitia menginformasikan kontak Mentor kepada peserta
    4. Selanjutnya Peserta dipersilahkan melakukan komunikasi dengan mentor yang bersangkutan terkait penelitian yang akan dilakukan
    5. Peserta diperkenankan melakukan modifikasi judul, objek penelitian dan hal teknis lain atas rekomendasi Mentor
    6. Peserta wajib mengisi Logbook Penelitian

    Output Mentoring

    Laporan Penelitian Hasil dari mentoring berupa Laporan penelitian yang dikumpulkan sebelum pengumuman Finalis untuk selanjutnya dipresentasikan dihadapan Dewan Juri pada saat Final Kompetisi Ilmiah LIPI (bagi peserta yang lolos sebagai Finalis). Format Laporan akan disampaikan pada saat mentoring berlangsung Logbook Penelitian (template logbook dapat diunduh di halaman download)Peserta juga akan mengumpulkan copy Logbook Penelitian pada saat presentasi final. Logbook menjadi salah satu dasar Dewan Juri menilai Penelitian yang telah dilaksanakan Poster Pada saat Hasil Penetian sudah tercapai, maka peserta mulai mempersiapkan desain poster penelitian dengan bantuan dari Mentor sebagai Advisor.
Info :http://kompetisi.lipi.go.id/lkir48/

Sabtu, 30 Januari 2016

Kumbang dan Bunga

Kumbang hitam yang perkasa ini telah lama dinanti oleh bunga yang elok, Kedatangan si kumbang hitam dengan suara dengungan yang khas memberikan harapan akan adanya sentuhan pada bunga. Ini adalah bunga Widuri, warnanya yang serasi kombinasi dan gradasi putih dan ungu membuat kumbang tak tahan untuk tidak menghinggapinya. Ternyata sentuhan kumbang pada putik dan serbuk sari sangat dibutuhkan bunga widuri. Terjadilah penyerbukan yang selama ini dinanti bunga. Setelah kumbang menghisap nektar maka puaslah dia dan terbang dengan bangganya. Hubungan timbal balik yang saling menguntungkan telah terjadi dalam peristiwa ini. Maha suci Alloh yang telah menciptakan makhluk-makhlukNya.

Kamera SONY a3000
Lokasi Ds Pucuk Kec. Pucuk Kab. Lamongan



 

Minggu, 29 November 2015

LKTI SMP SMA NASIONAL DI UNIV. UDAYANA




KETENTUAN LOMBA
OLIMPIADE KIMIA XXI 2016
1. LKTI (SE- INDONESIA)
  • TINGKAT SMA DAN SMP
    • TEMA LOMBA
Meningkatkan Inovasi dan Kreativitas Generasi Muda dalam Pemanfaatan Bahan Kimia Secara Sederhana
Sub Tema :
  1. Pemanfaatan Bahan Kimia Secara Sederhana dalam sektor Kesehatan
  2. Pemanfaatan Bahan Kimia Secara Sederhana dalam sektor Pertanian
  3. Pemanfaatan Bahan Kimia Secara Sederhana dalam sektor Lingkungan
  4. Pemanfaatan Bahan Kimia Secara Sederhana dalam sektor Energi
  5. Pemanfaatan Bahan Kimia Secara Sederhana dalam sektor Material
  6. Pemanfaatan Bahan Kimia Secara Sederhana dalam sektor Industri

Judul Karya Tulis harus berkaitan dengan sub tema di atas.

  1. PELAKSANAAN KEGIATAN
LKTI tingkat SMP dan SMA se-Indonesia ini dilaksanakan oleh Panitia Pelaksana Olimpiade Kimia XXI Himpunan Mahasiswa Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Udayana. Kegiatan ini dilaksanakan pada:
KEGIATAN TANGGAL
Pendaftaran Peserta Gelombang I
Gelombang II
  9 November 2015 – 16 Desember 2015
17 Desember 2015 – 9 Januari 2016
Pengumpulan Makalah 9 Desember 2015 – 9 Januari 2016
Seleksi Administrasi dan Makalah 10 Januari – 17 Januari 2016
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi dan Makalah Via Website 17 Januari 2016
Final (Presentasi) 30 Januari 2016

  • PERSYARATAN PESERTA
  1. Warga Negara Indonesia, baik putra maupun putri.
  2. Peserta merupakan siswa-siswi SMP dan SMA/Sederajat se-Indonesia.
  3. Peserta bersifat kelompok dengan jumlah anggota tiap kelompok maksimal 3 orang.
  4. Tiap Kelompok hanya boleh mengirimkan 1 buah Karya Tulis Ilmiah asli yang belum pernah dilombakan dan dipublikasikan.
  5. Tiap sekolah boleh mengirimkan lebih dari 1 kelompok wakil.
  • BIAYA PENDAFTARAN  LKTI 
    • Rp. 150.000,00 dari tanggal 9 November 2015 – 16 Desember 2015
    • Rp. 160.000,00 dari tanggal 17 Desember 2015 – 9 Januari 2016
  • PENGUMPULAN MAKALAH
  1. Karya Tulis dikirim rangkap empat dan salah satunya ketikan asli dengan melampirkan Surat Rekomendasi dari Kepala Sekolah dan Biodata peserta lomba.
  2. Karya Tulis dapat dikirim via pos sesuai jadwal pengumpulan makalah dan paling lambat tanggal 10 Januari SUDAH DITERIMA PANITIA. Karya Tulis dikirim ke alamat jalan Goa gong no. 6 Bukit Jimbaran, Badung, Bali . kodepos : 80361, Telp : 081236827037 a.n Septia dengan melampirkan slip pembayaran asli, fotocopy kartu pelajar, biodata peserta dan foto 2×3 sebanyak 2 lembar.

  • PENILAIAN DAN TIM JURI
  1. Semua karya tulis yang memenuhi syarat akan dinilai oleh tiga orang dewan juri dengan penekanan penilaian, (1) Sistematika, (2) Originalitas, (3) Keselarasan isi dengan tema, dan (4) Bahasan yang digunakan untuk menetapkan finalis dan pemenang.
  2. Dari seluruh karya tulis yang masuk akan ditetapkan 10 peserta terbaik sebagai finalis dan berhak mengikuti presentasi di Kampus FMIPA Universitas Udayana, Bukit Jimbaran.
  3. Finalis akan diumumkan pada 17 Januari 2016 via website di: olimpiade.himakiudayana.com
  4. Dari 10 finalis akan ditetapkan tiga peserta terbaik dan akan mendapatkan hadiah piala, piagam dan uang pembinaan.
  5. Keputusan dewan juri adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
  6. Naskah yang diterima panitia tidak dapat diminta kembali dan hak ciptanya ada pada panitia.
  7. Registrasi peserta yang lolos ke babak final dilakukan pada hari Sabtu, 30 Januari 2016 pukul 07.00 Wita dan Final (presentasi) dilaksanakan pada pukul 09.00 Wita.
  8. Tiap peserta yang lolos ke babak final diharapkan membuat presentasi berupa dengan materi yang ada di makalah beserta softcopy dalam bentuk CD-R. Peserta diberikan waktu presentasi 10 menit dan tanya jawab selama 15 menit.
  9. Panitia menyediakan alat bantu berupa laptop dan LCD. Peserta diperbolehkan membawa alat peraga atau penunjang presentasi lainnya termasuk laptop.
  10. File yang dipresentasikan adalah file dalam CD-R yang telah dikumpulkan kepada panitia sebelumnya.

  • PANDUAN KARYA TULIS
Penyusunan karya tulis harus memenuhi syarat- syarat sebagai berikut.
  • Tata Urutan KaryaTulis
  1. Halaman Judul
  2. Kata Pengantar
  3. Abstrak (dalam Bahasa Indonesia)
  4. Abstract (dalam Bahasa Inggris)
  5. Daftar Isi
  6. Daftar Tabel
  7. Daftar Gambar
  8. Daftar Lampiran
  9. BAB I Pendahuluan
  10. BAB II Tinjauan pustaka
  11. BAB III Metodologi Penelitian
  12. BAB IV Hasil dan Pembahasan
  13. BAB V Simpulan dan Saran
  14. Daftar Pustaka
  15. Lampiran
  16. Curicullum Vitae

  • Kriteria Tulisan
Penyusunan karya tulis dilakukan berdasarkan hasil penelitian atau percobaan.
  • Karya tulis ilmiah minimal 20 halaman dan maksimal 30 halaman.
  • Karya tulis diketik dengan spasi 1½ (kecuali abstrak, tabel, keterangan gambar, histogram dan kepustakaan diketik dengan spasi 1) dengan ukuran 4 cm untuk bagian kiri, 3 cm untuk bagian kanan, atas dan bawah dari tepi kertas. Penulisan halaman pada pojok kanan atas; 2,5 cm dari tepi atas kertas dan 3cm dari tepi kanan kertas, kecuali Judul BAB ditulis di tengah-tengah 2,5 cm dari tepi bawah kertas.
  • Karya tulis dibuat pada kertas A4 dengan sampul depan hard (buffalo) berwarna biru.

Info lengkap bisa kunjungi:  http://olimpiade.himakiudayana.com/syarat-dan-ketentuan/