Monday, 13 June 2016
http://anggota.igi.or.id/anggota-igi-edi-purwanto-47.html
http://anggota.igi.or.id/anggota-igi-edi-purwanto-47.html: edi purwanto guru profesional dari smp negeri 1 laren anggota ikatan guru indonesia atau igi kabupaten lamongan EDI PURWANTO - ANGGOTA IGI
Tuesday, 24 May 2016
MECHANICAL AND BIOSYSTEM FAIR 2016
Lomba Karya Tulis Ilmiah merupakan lomba yang ditujukan
untuk siswa – siswi SMA/ sederajat di Indonesia. Perlombaan ini memuat topik
tentang permasalahan – permasalahan umum dan nyata dari pertanian sekarang yang berkaitan dengan emat
bidang kajian ilmu jurusan Teknik Mesin dan Biosistem.
Diperuntukan untuk siswa SMA dengan ide cemerlang untuk
pertanian dalam cakupan yang luas. Mulai dari proses pemuliaan tanaman,
pembudidayaan, pengolahan pasca panen, distribusi, bahkan pengemasan dan
penjualan atau dengan kata lain mulai dari benih sampai ke tangan kita. Karena
ide kalian yang solutif dan aplikatif saat ini dibutuhkan untuk kemajuan
pertanian Indonesia.
TEMA
1. Peran Mekanisasi
dalam Peningkatan Produktivitas Pertanian Indonesia
2. Pemanfaatan Teknik
Hidroponik dalam Pertanian Modern
3. Peran Teknik
Pengolahan Pangan Guna Menjaga Kualitas Produk Pertanian
4. Peran Sistem
Informatika/Komputer di Bidang Pertanian untuk Mendukung Pertanian Modern
5. Pengembangan Energi
Terbarukan sebagai Solusi Permasalahan Energi Pedesaan
6. Strategi Teknik Pasca
Panen sebagai Upaya Penanggulangan Kehilangan Hasil Pertanian
PERSYARATAN
1. Peserta adalah siswa
SMA/sederajat di seluruh
Indonesia
2. Tim terdiri dari minimal
2 orang dan maksimal
3 orang siswa dan salah
satu sebagai ketua tim
3. Setiap tim didampingi
oleh seorang
guru pembimbing
4. Setiap tim
diperkenankan hanya mengirimkan satu karya tulis
5. Karya merupakan karya
sendiri/orisinil dari
siswa yang bersangkutan, belum pernah diikutkan dalam perlombaan sejenis, dan
belum pernah dipublikasikan melalui media apapun
6. Peserta mengisi
formulir pendaftaran secara online melalui bit.ly/pendaftaranmechition2016
7. Peserta menulis
abstrak dengan ketentuan yang tercantum pada petunjuk
teknis
TANGGAL PENTING
Pendaftaran
online
: 7 Mei – 18
Juni 2016
Pengumpulan Abstrak (online) : 9 Mei – 30 Juni 2016
Pengumpulan berkas pendaftaran (online) : 9 Mei – 30 Juni 2016
Pengumuman lolos abstrak : 4 Juli 2016
Pengumpulan berkas pendaftaran dan karya ilmiah : 20 Juli 2016 (cap pos)
Pengumuman 10 besar Finalis : 15 Agustus 2016
Info lengkap di :https://mbfipb.com/#post-76
Pengumpulan Abstrak (online) : 9 Mei – 30 Juni 2016
Pengumpulan berkas pendaftaran (online) : 9 Mei – 30 Juni 2016
Pengumuman lolos abstrak : 4 Juli 2016
Pengumpulan berkas pendaftaran dan karya ilmiah : 20 Juli 2016 (cap pos)
Pengumuman 10 besar Finalis : 15 Agustus 2016
Info lengkap di :https://mbfipb.com/#post-76
Lomba Karya Tulis Ilmiah NSPC 2016
Hai Adik-adik SMA sederajat se-Indonesia...
Kami datang lagi nih...
NSPC 8!!!!!, Hadir kembali untuk menyapa para ilmuan masa depan dengan membuat beragam kreativitas, inovasi dan pembaharuan di bidang IPTEK.
Ada 6 katerogi perlombaan
1. Bioteknologi
2. Energi Baru & Terbarukan
3. Limbah
4. Teknologi Sederhana
5. Hasil Alam dan Laut
6. Technopreneur
Kami datang lagi nih...
NSPC 8!!!!!, Hadir kembali untuk menyapa para ilmuan masa depan dengan membuat beragam kreativitas, inovasi dan pembaharuan di bidang IPTEK.
Ada 6 katerogi perlombaan
1. Bioteknologi
2. Energi Baru & Terbarukan
3. Limbah
4. Teknologi Sederhana
5. Hasil Alam dan Laut
6. Technopreneur
Hadiahnya menarik looo...
Juara 1: Rp 2.500.000 + Tropy + Piala Bergilir Gubernur + Sertifikat
Juara 2: Rp 1.500.000 + Tropy + Sertifikat
Juara 3: Rp 1.000.000 + Tropy + Sertifikat
Juara Harapan 1: Tropy + Sertifikat
Juara Favorit: Tropy + Sertifikat
Juara 1: Rp 2.500.000 + Tropy + Piala Bergilir Gubernur + Sertifikat
Juara 2: Rp 1.500.000 + Tropy + Sertifikat
Juara 3: Rp 1.000.000 + Tropy + Sertifikat
Juara Harapan 1: Tropy + Sertifikat
Juara Favorit: Tropy + Sertifikat
Oya, lomba ini juga ada fieldtripnya loo.. Nanti adik-adik akan kita bawa jalan-jalan di Kota Malang.
Jadi tunggu apa lagi. Ayooo...ikut NSPC 8. Kami tunggu kedatangan kalian di Kota Malang
Jadi tunggu apa lagi. Ayooo...ikut NSPC 8. Kami tunggu kedatangan kalian di Kota Malang
Info lengkap : http://nspc-fs2t.blogspot.co.id/
Wednesday, 11 May 2016
LKTI PRISMA 6 AGROINOVASI (Anugerah Inovator Muda Indonesia)
“PRISMA 6 : AGROINOVASI (Anugerah Inovator Muda Indonesia)”
Pekan Riset Ilmiah Mahasiswa ke-6
LKTI NASIONAL untuk siswa SMA/MA/Sederajat dan Mahasiswa D3/S1/Sederajat
TEMA :
“Mewujudkan Kemandirian Bangsa untuk Mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) 2030”
SUB TEMA :
1. Sains dan Teknologi
2. Sosial dan Ekonomi
3. Agrokompleks
4. Pendidikan dan Kesehatan
“Mewujudkan Kemandirian Bangsa untuk Mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) 2030”
SUB TEMA :
1. Sains dan Teknologi
2. Sosial dan Ekonomi
3. Agrokompleks
4. Pendidikan dan Kesehatan
TOTAL HADIAH 50 JUTA
(Dengan 3 Juara untuk Masing-Masing Sub Tema)
(Dengan 3 Juara untuk Masing-Masing Sub Tema)
download buku panduan siswa
Monday, 14 March 2016
Semut Rangrang
Semut adalah serangga eusosial yang berasal dari keluarga Formicidae, semut termasuk dalam ordo Hymenoptera bersama dengan lebah dan tawon. Semut terbagi atas lebih dari 12.000 kelompok, dengan perbandingan jumlah yang besar di kawasan tropis. Semut dikenal dengan koloni dan sarang-sarangnya yang teratur, yang terkadang terdiri dari ribuan semut per koloni. Jenis semut dibagi menjadi semut pekerja, semut prajurit, semut pejantan, dan ratu semut. Semut telah menguasai hampir seluruh bagian tanah di Bumi. Hanya di beberapa tempat seperti di Islandia,Greenland dan Hawaii, mereka tidak menguasai daerah tersebut. Di saat jumlah mereka bertambah, mereka dapat membnetuk sekitar 15 - 20% jumlah biomassa hewan-hewan besar.
Tubuh semut
terdiri atas tiga
bagian, yaitu kepala, mesosoma (dada),
dan metasoma (perut). Morfologi
semut cukup jelas
dibandingkan dengan serangga
lain yang juga memiliki
antena, kelenjar metapleural,
dan bagian perut
kedua yang berhubungan ke
tangkai semut membentuk
pinggang sempit (pedikel)
di antara mesosoma (bagian
rongga dada dan
daerah perut) dan metasoma (perut
yang kurang abdominal segmen
dalam petiole). Petiole yang dapatdibentuk oleh satu atau dua node (hanya yang
kedua, atau yang kedua dan ketiga abdominal segmen ini bisa terwujud).
Tubuh semut,
seperti serangga lainnya,
memiliki eksoskeleton atau
kerangka luar yang memberikan
perlindungan dan juga
sebagai tempat menempelnya
otot, berbeda dengan kerangka
manusia dan hewan
bertulang belakang. Serangga tidak memiliki paru-paru, tetapi mereka
memiliki lubang-lubang pernapasan di bagian dada bernama spirakel
untuk sirkulasi udara
dalam sistem respirasi mereka.
Serangga juga tidak memiliki
sistem peredaran darah
tertutup. Sebagai gantinya,
mereka memiliki saluran berbentuk
panjang dan tipis
di sepanjang bagian atas
tubuhnya yang disebut "aorta punggung" yang
fungsinya mirip dengan jantung. Sistem saraf semut terdiri dari sebuah semacam
otot saraf ventral yang berada di sepanjang tubuhnya, dengan beberap
Salah satu
jenis semut yang
banyak digunakan dalam
mengendalikan hama pertanian antara
lain jenis semut
rangrang (Oecophylla
smaragdina). Semut rangrang adalah semut yang dominan di hutan
terbuka dari India, Australia, Cina dan Asia
Tenggara, yang daun
sarang yang diselenggarakan bersamasama
dengan sutra larva. Semut
rangrang telah penting dalam
penelitian tentang integrasi
kontrol, komunikasi,
teritorial dan koloni
biologis serta pengendalian
biologis pada hama pertanian atau
perkebunan. Semut rangrang
(Oecophylla smaragdina) merupakan serangga eusosial (sosial sejati),
dan kehidupan koloninya
sangat tergantung pada keberadaan pohon (arboreal).
Oleh
: Edi Purwanto
Sumber:
SUHARA 2009. Semut Rangrang, Jurusan Pendidikan Biologi Fakultas Pendidikan
Matematika Dan Ipa Universitas Pendidikan Indonesia
UISI Innovation Challenge 2016
Deskripsi
Lomba karya tulis ilmiah yang diselenggarakan depertemen Manajemen Rekayasa Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI), diperuntukan seluruh siswa siwi SMA sederajat seluruh Indonesia.
Dalam kegiatan ini terbagi menjadi beberapa sub tema yang meliputi:
1. Inovasi teknologi dari barang bekas,
2. Inovasi teknologi sederhana untuk masyarakat desa,
3. Inovasi bahan bakar terbarukan,
4. Inovasi pengolahan limbah industri,
Lomba karya tulis ilmiah yang diselenggarakan depertemen Manajemen Rekayasa Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI), diperuntukan seluruh siswa siwi SMA sederajat seluruh Indonesia.
Dalam kegiatan ini terbagi menjadi beberapa sub tema yang meliputi:
1. Inovasi teknologi dari barang bekas,
2. Inovasi teknologi sederhana untuk masyarakat desa,
3. Inovasi bahan bakar terbarukan,
4. Inovasi pengolahan limbah industri,
Ketentuan Peserta
1. Lomba UISI Inovation Challenge 2 dibuka bagi seluruh siswa SMA/SMK sederajat di seluruh Indonesia.
2. Lomba bersifat gratis atau tidak dipungut biaya.
3. Lomba bersifat kelompok.
4. Setiap kelompok terdiri dari maksimal 3 (tiga) orang siswa dan maksimal 1 (satu) orang guru pendamping dari sekolah yang sama.
5. Setiap sekolah dapat mengirimkan wakilnya lebih dari satu kelompok.
6. Setiap kelompok hanya boleh mengirimkan satu judul/ makalah.
7. Peserta yang lolos penilaian tahap seleksi administrasi dan makalah, diwajibkan mempresentasikan karya tulisnya di Ruang Pola Gedung Pusat Penelitian Semen.
1. Lomba UISI Inovation Challenge 2 dibuka bagi seluruh siswa SMA/SMK sederajat di seluruh Indonesia.
2. Lomba bersifat gratis atau tidak dipungut biaya.
3. Lomba bersifat kelompok.
4. Setiap kelompok terdiri dari maksimal 3 (tiga) orang siswa dan maksimal 1 (satu) orang guru pendamping dari sekolah yang sama.
5. Setiap sekolah dapat mengirimkan wakilnya lebih dari satu kelompok.
6. Setiap kelompok hanya boleh mengirimkan satu judul/ makalah.
7. Peserta yang lolos penilaian tahap seleksi administrasi dan makalah, diwajibkan mempresentasikan karya tulisnya di Ruang Pola Gedung Pusat Penelitian Semen.
Cara Pendaftaran
1. Peserta mengisi dan mengirim formulir pendaftaran, file dapat di download di http://inchall-uisi.blogspot.co.id/
2. Peserta mengirimkan karya dalam bentuk softcopy yang dilengkapi surat pernyataan keaslian karya.
3. Pengumpulan karya dalam format pdf.
4. Formulir pendaftaran dan karya tulis dapat dikirimkan ke alamat :
Email : inchalluisi.mr@gmail.com
5. Setiap peserta diwajibkan mengumpulkan formulir pendaftaran disertai dengan melampirkan scan identitas diri (Kartu Pelajar/KTP/SIM) yang masih berlaku, dan scan pas foto berwarna ukuran 3×4. Setelah Pengiriman semua berkas peserta wajib mengirim pesan ke salah satu Contact person yang tertera dibawah.
6. Contact Person :
Email : inchalluisi.mr@gmail.com
No. Telpon : 081269369903 atau 083856260303
1. Peserta mengisi dan mengirim formulir pendaftaran, file dapat di download di http://inchall-uisi.blogspot.co.id/
2. Peserta mengirimkan karya dalam bentuk softcopy yang dilengkapi surat pernyataan keaslian karya.
3. Pengumpulan karya dalam format pdf.
4. Formulir pendaftaran dan karya tulis dapat dikirimkan ke alamat :
Email : inchalluisi.mr@gmail.com
5. Setiap peserta diwajibkan mengumpulkan formulir pendaftaran disertai dengan melampirkan scan identitas diri (Kartu Pelajar/KTP/SIM) yang masih berlaku, dan scan pas foto berwarna ukuran 3×4. Setelah Pengiriman semua berkas peserta wajib mengirim pesan ke salah satu Contact person yang tertera dibawah.
6. Contact Person :
Email : inchalluisi.mr@gmail.com
No. Telpon : 081269369903 atau 083856260303
Informasi dapat dilihat pada
Facebook : https://goo.gl/AakmxA (UISI Innovation Challenge)
https://www.facebook.com/manajemenrekayasa
Blog : http://inchall-uisi.blogspot.co.id/
Facebook : https://goo.gl/AakmxA (UISI Innovation Challenge)
https://www.facebook.com/manajemenrekayasa
Blog : http://inchall-uisi.blogspot.co.id/
Hadiah
1. Semua peserta yang mendaftar mendapatkan e-sertifikat.
2. Bagi peserta yang diundang akan mendapat sertifikat fisik
3. Bagi pemenang akan mendapatkan hadiah sebagai berikut :
i. Juara I : Piala Bupati, piagam, dan uang pembinaan Rp 3.000.000,00
ii. Juara II : Piala Bupati, piagam, dan uang pembinaan Rp 2.000.000,00
iii. Juara III : Piala Bupati, piagam, dan uang pembinaan Rp 1.500.000,00
iv. Juara Harapan I : Tropi, piagam, dan uang pembinaan Rp 1.200.000,00
v. Juara Harapan II : Tropi, piagam, dan uang pembinaan Rp 1.000.000,00
vi. Prototype terbaik : Tropi, piagam, dan uang pembinaan Rp 1.000.000,00
4. Hadiah tambahan bagi para pemenang:
i. Masuk Departemen Manajemen Rekayasa tanpa tes tulis
ii. Gratis mengikuti Seminar Nasional
1. Semua peserta yang mendaftar mendapatkan e-sertifikat.
2. Bagi peserta yang diundang akan mendapat sertifikat fisik
3. Bagi pemenang akan mendapatkan hadiah sebagai berikut :
i. Juara I : Piala Bupati, piagam, dan uang pembinaan Rp 3.000.000,00
ii. Juara II : Piala Bupati, piagam, dan uang pembinaan Rp 2.000.000,00
iii. Juara III : Piala Bupati, piagam, dan uang pembinaan Rp 1.500.000,00
iv. Juara Harapan I : Tropi, piagam, dan uang pembinaan Rp 1.200.000,00
v. Juara Harapan II : Tropi, piagam, dan uang pembinaan Rp 1.000.000,00
vi. Prototype terbaik : Tropi, piagam, dan uang pembinaan Rp 1.000.000,00
4. Hadiah tambahan bagi para pemenang:
i. Masuk Departemen Manajemen Rekayasa tanpa tes tulis
ii. Gratis mengikuti Seminar Nasional
Contact Person
081 269 369 903 Nicky
083 856 250 303 Iva
081 269 369 903 Nicky
083 856 250 303 Iva
Sunday, 6 March 2016
Semut Hitam
Semut adalah serangga yang
termasuk dalam famili Formicidae dan ordo Hymenoptera. Semut meliputi lebih dari 12.000 jenis dan sebagian
besar hidup di kawasan tropis. Sebagian
besar semut dikenal sebagai serangga sosial, dengan koloni dan sarang-sarangnya
yang teratur beranggotakan ribuan semut per koloni. Anggota koloni terbagi menjadi semut
pejantan, ratu semut, dan semut pekerja (Pracaya, 2005).
Tubuh semut memiliki 3
bagian utama yaitu caput (kepala), thorax (dada), dan abdomen (perut). Pada beberapa spesies semut, pada bagian
abdomen sering ditemukan node (penggentingan) yang merupakan ruas ke 2 dan ke 3
abdomen.
Tubuh semut memiliki
exoskeleton atau kerangka luar yang memberikan perlindungan dan juga sebagai tempat
menempelnya otot. Semut memiliki
lubang-lubang pernapasan di bagian dada yang bernama spirakel untuk sirkulasi
udara dalam sistem respirasi (Borror et al., 1992).
Camera Oppo, Iso 100, fl 3mm, f/2.2
Thursday, 3 March 2016
Menilik Potensi Sang Putri Malu
Oleh:
Vikayanti, S.Si
POPT
Muda Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan Surabaya
Putri malu
(Mimosa pudica), merupakan
tanaman herba unik dari
kelas magnoliopsida. Menurut Setiawati
(2008), tanaman asli Amerika tropis ini mempunyai banyak nama
sebutan, di Jawa disebut
sebagai kucingan, di Minahasa disebut rebah bangun,
di Menado disebut sebagai daun
kaget, dan di Sunda disebut sebagai si kejut. Dalam bahasa Inggris sang
Putri Malu sering disebut sebagai Sensitive Plant Spray.
Tanaman putri
malu merupakan herba memanjat dengan ciri-ciri tinggi kurang lebih
0,3-1,5m, batang bulat, berambut dan
berduri tempel. Rambut sikat pada
batang mengarah ke bawah.
Daun kecil-kecil tersusun majemuk berbentuk lonjong,
ujung lancip dan berwarna hijau. Bunga berbentuk bulat seperti bola,
warna merah muda. Buah berbentuk polong, pipih. Biji juga bulat dan pipih, akar
berupa akar pena yang kuat.
Putri malu
tumbuh liar ditepi-tepi
jalan, diarea terbuka
dan terkena sinar matahari. Tanaman ini
mudah sekali dikenal karena secara
cepat daunnya akan menutup/layu dengan
sendirinya ketika disentuh. Kondisi
ini hanya bersifat sementara karena setelah beberapa
menit keadaannya akan pulih seperti semula.
Keunikan dari
perdu anggota suku
polong-polongan ini dapat
terjadi oleh karena perubahan
turgor pada tulang
daun, sehingga daun dapat
menutup ketika disentuh, ditiup
atau dipanaskan. Gerak pada putri
malu ini sering
disebut dengan seismonasti
(Wikipedia, 2014).
Pada
waktu-waktu tertentu, seperti pada saat
matahari terbenam, sang putri ini juga mengatupkan daunnya dan akan
merekah kembali pada saat matahari terbit. Disamping itu tanaman ini juga akan
menutup daunnya ketika hewan herbivora ingin memakannya. Hewan
menjadi tidak berminat
untuk memakannya karena
daun menjadi layu dan pucat, seperti tidak segar lagi.Apabila kita
perhatikan secara seksama,
Putri malu memiliki beberapa fakta yang menarik.
Pertama, putri malu sangat invasiv terhadap tanaman lain dimana dia hidup, artinya putri
malu dapat berkembang
dengan cepat melebihi populasi tanaman lain. Kedua, putri malu
tahan terhadap cekaman abiotik, bila kita perhatikan disaat kondisi
kekurangan air, dia
mampu tumbuh dengan
baik. Seandainya tanaman tersebut
di tebang/dipotong sekalipun, akan tetap kembali survive.
Menilik dari fakta
tersebut, pasti ada
sesuatu yang luar
biasa di area
perakaran sehingga mampu memberi
hidup bagi sang putri.Dalam perakaran putri malu terdapat bintil-bintil akar
yang mengandung koloni mikroba yang bersimbiosis
mutualisme dengan akar putri malu tersebut.
Beberapa mikroba yang terkandung dalam akar putri malu antara lain :
- Rhizobium, merupakan bakteri gram negativ yang bersimbiosis dengan inang tertentu. Mikroba ini menginfeksi akar sehingga timbul bintil akar (seperti pada suku leguminosa). Rhizobium mampu menambat nitrogen, melarutkan fosfat dan kalium sekaligus, sehingga putri malu selalu nampak hijau dalam kondisi tanah kritis sekalaipun.
- Bacillus sp. bakteri ini mampu melarutkan fosfat dan kalium serta menghasilkan zat pengatur tumbuh tanaman dan menekan perkembangan mikroba pathogen.
- Pseudomonas putida merupakan salah satu strain bakteri yang terdapat pada perakaran putri malu. Bakteri ini mampu menekan serangan penyakit layu bakteri pada tanaman tembakau di Sumatera Utara.
- Actinomycetes, merupakan bakteri yang memiliki kemampuan untuk menghasilkan antibiotik. Bakteri ini banyak terdapat pada perakaran putri malu. Dalam pengendalian hayati putri malu juga banyak dimanfaatkan sebagai pestisida nabati. Bagian tanaman yang dimanfaatkan sebagai pestisida nabati yaitu akar, batang dan daun. Menurut Setiawati,dkk (2008), kandungan kimia dari tanaman ini adalah senyawa mimosin, asam pipekolinat, tannin, alkaloid, saponin, triterpenoid, sterol, polifenol dan flavonoid. Kandungan senyawa inilah yang kemudian dimanfaatkan sebagai pestisida nabati. Dari beberapa hasil penelitian ekstrak akar dan daun putri malu ternyata mampu mengendalikan penyakit atraknosa,dan alternaria. Aplikasi ekstrak akar Mimosa pudica pada tanaman cabai ternyata dapat menekan insidensi penyakit pada buah dan mampu menekan keparahan penyakit pada daun dan buah.
Dalam dunia
farmasi ekstrak putri
malu juga mampu mengatasi imsomnia, bronchitis, panas tinggi, rematik
dan cacingan. Ternyata begitu banyak yang dapat kita gali dari si pemalu ini,
oleh karena itu jangan remehkan keberadaannya, meski merupakan tanaman liar
tetapi punya potensi luar biasa.
Pustaka
Anonim, , PGPR
dari Akar Putri Malu, http://ceritanurmanadi.wordpress.com
diakses tanggal 15 Oktober 2014, jam 12.00 wib.
Anonim, 2014, Putri Malu, http://id.wikipedia.org/wiki/Putri_malu
diakses tanggal 15 Oktober 2014, jam 11.15 wib.
Setiawati,
Murtiningsih, Gunaeni dan
Rubati, 2008. Tumbuhan Bahan
Pestisida
Nabati dan Cara
Pembuatannya Untuk Pengendalian
Organisme
Pengganggu
Tumbuhan (OPT), Balai Penelitian Tanaman
Sayuran. Hlm. 153.
Sunday, 21 February 2016
Penjurian Lomba Daur Ulang Limbah MAN Lamongan
Pada hari minggu tgl 21 Pebruari 2016,
Di MAN Lamongan diadakan ekspo lomba daur ulang limbah dalam rangka M2F yaitu Manela Maulid Festival 2016 tingkat SMP/MTs Se-Kab. Lamongan, Gersik, Tuban, Bojonegoro dan Mojokerto.
Di MAN Lamongan diadakan ekspo lomba daur ulang limbah dalam rangka M2F yaitu Manela Maulid Festival 2016 tingkat SMP/MTs Se-Kab. Lamongan, Gersik, Tuban, Bojonegoro dan Mojokerto.
Friday, 5 February 2016
Capung (Odonata)
Camera : Oppo mirror 5, ISO-100, fl 3mm, no flash,
Capung
(Odonata) banyak dijumpai di ekosistem persawahan (Shepard et al, 1992),
sehingga memiliki peranan penting pada ekosistem tersebut. Capung dapat
berfungsi sebagai serangga predator, baik dalam bentuk nimfa maupun dewasa, dan
memangsa berbagai jenis serangga serta organisme lain termasuk serangga hama
tanaman padi, seperti: penggerek batang padi (Chilo sp),
wereng coklat (Nilaparvata
lugens), dan walang sangit
(Laptocorisa acuta) (Borror et al., 1992; Shepard et al, 1992).
Selain itu,
capung dapat dijadikan sebagai indicator kualitas ekosistem
(Jhon, 2001). Hal ini
dikarenakan capung memiliki
2 habitat :
air dan udara. Odonata
dewasa betina dalam
melakukan oviposisi memilih
habitat perairan yangjernih dan bersih, serta nimfa rentan
terhadap kualitas air terpolusi (Borror et al., 1992; Jhon,2001).
Odonata adalah
kelompok serangga yang
berukuran sedang sampai
besar dan seringkali berwarna menarik.
Serangga ini menggunakan sebagian besar hidupnya
untuk terbang. Capung juga
memiliki tubuh yang
langsing dengan dua
pasang sayap, dan
memiliki pembuluh darah
jala. Selain itu
capung juga memiliki
antenna pendek yang
berbentuk rambut, kaki yang berkembang baik, alat mulut tipe pengunyah,
mata majemuk yang besar, abdomen panjang dan langsing (Boror et al., 1992).
Habitat
capung menyebar luas, di hutan-hutan, kebun, sawah, sungai dan danau, hingga ke
pekarangan rumah dan lingkungan perkotaan. Ditemukan mulai
dari tepi pantai hingga ketinggian
lebih dari 3.000 m dpl. Beberapa jenis capung, umumnya merupakan penerbang yang kuat
dan luas wilayah
jelajahnya. Beberapa jenis
yang lain memiliki habitat yang spesifik dan wilayah
hidup yang sempit (Wikipedia Indonesia, 2006).
Capung
(Odonata) juga memiliki karakter yang istimewa yaitu dapat melakukan perkawinan
di udara
dalam berbagai cara. Sebelum kawin,
serangga jantan akan
membengkokkan perutnya ke arah depan dan menyalurkan spermatozoa ke dalam
organ seperti kantung kemih pada sternite kedua
dari perut. Dalam
perkawinan, serangga jantan
menggunakan terminal classper yang
dimillikinya untuk memegang
serangga betina pada
daerah sekitar leher, serangga betina kemudian akan
membengkokkan perutnya ke arah depan menuju ke sternite kedua dari perut
serangga jantan, yang merupakan tempat terjadinya transfer spermatozoa ke tubuh betina
yang sebenarnya. Mekanisme
ini tidak ditemukan
pada serangga ordo
lain (Borror et al., 2002).
Betina akan
meletakkan telurnya pada
pada tumbuhan yang berada di air.
Beberapa jenis Odonata menyukai
air yang menggenang
untuk menaruh telurnya,
beberapa jenis yang lainnya menyukai air yang agak deras. Telur tersebut akan menetas
menjadi nimfa melalui proses
metamorfosis tidak sempurna.
Nimfa merupakan makhluk
kecil yang diperkirakan terdiri dari 10-13 instar
(Paulson, 2004). Nimfa memiliki bentuk tubuh yang berbeda dengan bentuk dewasanya, yaitu mempunyai sepasang
mata yang besar,
kaki yang berkembang dengan baik
dan bagian mulut
yang dipergunakan untuk
menangkap dan mengigit mangsanya. Nimfa
tersebut akan matang dalam
waktu satu tahun.
Pada spesies yang
lebih besar, perkembangan dapat mencapai waktu dua sampai empat tahun.
Ketika telah mencapai titik tumbuh maksimal, nimfa akan
merayap menuju kepermukaan
air dan menempel
pada sebuah tongkat, batang, atau objek lainnya untuk melakukan
pergantian kulit yang terakhir. Serangga dewasa
yang baru terbentuk ini akan mengalami pengerasan dan pewarnaan kulit dalam
waktu yang relatif lambat, beberapa spesies memerlukan waktu satu sampai dua
hari untuk melakukan proses ini (Borror et al., 1992).
Nimfa Odonata
semuannya adalah akuatik (Corbet, 1995), terutama hidup pada kolam, danau atau
hulu sungai dan makan berbagai macam organisme akuatik yang kecil. Biasanya
mereka tinggal menunggu korban-korban
mereka, yang lainnya tinggal
pada tumbuhan atau
ada di dalam lumpur.
Nimfa memiliki mulut tipe
pengunyah, dengan pemanjangan
dan sebuah engsel untuk
membentuk suatu organ
penangkap yang kuat
untuk membunuh mangsanya. Selain itu nimfa juga mempunyai
kaki yang kuat, dan insang yang bergerigi di dalam rektum. Nimfa-nimfa ini
berenang karena goyangan tubuhnya, dan insang yang berfungsi seperti ekor ikan.
Nimfa capung bernapas dengan cara menarik air ke dalam rektum melalui dubur dan
kemudian membuangnya (Borror et al., 1992).
Beberapa penelitian
mengenai Odonata telah
banyak dilakukan, diantaranya
penelitian mengenai
keanekaragaman Odonata dan
hubungannya dengan ekosistem
dan penggunaan lahan di
Semenanjung Utara Malaysia (Siregar et al., 2004), juga penelitian kehadiran
nimfa Odonata di berbagai
habitat persawahan Ahmad
(1982). Penelitian tersebut
lebih menekankan pada faktor lingkungan yang mempengaruhi populasi
Odonata. Beberapa aspek lain,
seperti hubungan populasi
Odonata dengan fenologi
padi (perkembangan tanaman) belum banyak dikaji.
Populasi Odonata
juga dipengaruhi oleh
faktor abiotik dalam
perkembangan hidupannya, seperti penggunaan
insektisida. Insektisida yang
digunakan secara tidak
langsung dapat berdampak pada
populasi Odonata. Hal
ini telah dilaporkan
Kobayashi (1961), dalam Asahina et al., 1970; dalam Ahmad 1982,
yang menyatakan bahwa Odonata merupakan salah satu predator insekta yang
mengalami kerugian hebat akibat penggunaan insektisida terhadap penggerek batang
padi. Asahina et al.,
1970 dalam Ahmad
1982 juga melaporkan bahwa akibat penggunaan insektisida terhadap
penggerek batang padi yang dilakukan tahun 1955-1959 di Jepang, mengakibatkan
populasi Odonata mengalami penurunan yang drastis.
Sumber: Irwandi
Ansori, KEANEKARAGAMAN NIMFA ODONATA (Dragonflies) DI BEBERAPA PERSAWAHAN
SEKITAR BANDUNG JAWA BARAT, Program Studi Pendidikan Biologi, Jurusan PMIPA
FKIP UNIB
Sunday, 31 January 2016
NYIA LIPI 2016
National Young Inventors Award (NYIA) adalah kompetisi ilmiah bagi remaja dalam melakukan inovasi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas, memberikan apresiasi dan menggali potensi remaja di bidang inovasi teknologi. Lomba tingkat nasional ini merupakan ajang untuk menjaring inventor remaja ke kompetisi tingkat regional maupun internasional.
Kriteria Peserta
Adapun Kriteria Peserta NYIA adalah sebagai berikut
- Usia 8-18 tahun dan/atau setingkat SD, SMP, dan SMA.
- Perorangan atau kelompok maksimal 2 (dua) orang.
- Uraian desain alat peraga dikirimkan secara elektronik melalui situs NYIA di www.kompetisi.lipi.go.id.
- Uraian desain alat peraga harus mengikuti template berisi latar belakang pemikiran pembuatan desain dilengkapi foto dengan konsep tertulis dan informasi spesifikasi teknis tentang bahan yang dipakai, ukuran, cara pemakaian, dan fungsi alat (template dapat diunduh di Halaman Download)
- Uraian desain alat peraga diterima panitia selambat-lambatnya tanggal 11 Juli 2016
- Karya belum pernah diikutsertakan dalam lomba yang sejenis tingkat nasional lainnya. Panitia akan melakukan diskualifikasi jika terbukti karya telah dilombakan pada kompetisi sejenis tingkat nasional lainnya.
- Melampirkan riwayat hidup diketahui orang tua (template dapat diunduh di Halaman Download)
- Finalis akan diundang ke Jakarta untuk mengikuti pameran pada tanggal 22 – 26 Agustus 2016.
- Bagi finalis kelompok, panitia menanggung akomodasi dan transportasi Peneliti Utama (berada di urutan pertama).
- Pengumuman finalis dapat dilihat melalui situs LIPI di bagian pengumuman pada tanggal 12 Agustus 2016
- Panitia berhak menyebarluaskan/mensosialisasikan alat peraga yang diperlombakan melalui berbagai media.
- Keputusan Dewan Juri tidak dapat diganggu gugat.
- Panitia akan membatalkan status keikutsertaan peserta jika terbukti melanggar kriteria di atas.
Alur Pelaksanaan
Pendaftaran Peserta mendaftar secara online melalui situs : http://kompetisi.lipi.go.id/. Dalam pendaftaran tersebut yang perlu disiapkan oleh peserta adalah data peserta, daftar riwayat hidup dan uraian desain alat peraga (Template daftar riwayat hidup dan uraian alat peraga terlampir dalam buku panduan ini dapat juga diunduh pada situs kompetisi.lipi.go.id). Kontak dan email peserta yang dicantumkan adalah milik pribadi dan bukan kontak sekolah/instansi. Tahap Seleksi: Verifikasi Administrasi Tahap pertama setelah pendaftaran ditutup adalah verifikasi yang dilakukan panitia atas entry data yang dilakukan pendaftar. Dalam hal ini panitia memastikan bahwa semua persyaran telah dilengkapi oleh pendaftar dengan benar. Tahap Seleksi: Penjurian Urian Desain PeragaTahap selanjutnya adalah penjurian uraian desain peraga oleh dewan juri. Setelah penjurian dilaksanakan, akan diambil 30 karya terbaik yang berhak melakukan pameran pada Final Kompetisi Ilmiah LIPI Tahun 2016. Rangkaian acara final ini akan diselenggarakan di Auditorium LIPI Jakarta, Jalan Gatot Subroto No 10 Jakarta Selatan. Tahap Final: Pameran dan On-site Presentation Pada tahap final, panitia menyediakan booth untuk digunakan sebagai ajang pameran bagi tiap Finalis. Dewan Juri akan berkeliling dan melakukan penilaian secara langsung atas alat yang dilombakan. Peserta juga wajib melayani setiap pengunjung yang bertanya seputar alat temuan finalis. Pada Final ini panitia menanggung akomodasi untuk 1 orang dari masing – masing tim finalis.
Kriteria Invensi
Adapun kriteria karya invensi dalam NYIA adalah sebagai berikut:
- Invensi bukan merupakan karya seni murni seperti puisi, lagu, lukisan, patung
- Invensi tidak melibatkan makhluk hidup dalam eksperimennya.
- Invensi tidak membahayakan lingkungan sekitar, tidak meledak, tidak menimbulkan karat, racun dan tidak melibatkan material – material yang tergolong material terlarang di dalamnya.
info: http://kompetisi.lipi.go.id/nyia9/
LKIR LIPI 2016
Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) merupakan ajang kompetisi ilmiah bagi siswa SMP dan SMA atau sederajat berusia 12-19 tahun. Kompetisi ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan wawasan mereka dalam menganalisa permasalahan dalam mencari solusi yang tepat melalui penelitian ilmiah dan aplikasi ilmu pengetahuan dan teknologi. Setiap peserta harus mengikuti semua persyaratan yang tercantum pada informasi di bawah ini sebelum membuat proposal penelitian.
Kriteria Peserta
- Siswa SMP dan SMA atau sederajat, dengan ketentuan maksimum peserta adalah siswa kelas XII pada tanggal 22 Agustus 2015.
- Perorangan atau kelompok maksimal 2 (dua) orang.
- Belum pernah menjadi pemenang LKIR dalam kurun waktu dua tahun terakhir.
- Melampirkan surat keterangan/rekomendasi dari sekolah/instansi terkait dan daftar riwayat hidup. Diketahui oleh orangtua atau wali dengan tanda tangan. Template Daftar Riwayat dapat fiunduh di halaman download
- Karya Ilmiah yang sedang atau pernah diikutsertakan dalam kompetisi ilmiah lainnya, tidak dapat diikutsertakan dalam LKIR.
Alur Pelaksanaan
1. Pendaftaran
Proses registrasi peserta dilakukan secara online pada website kompetisi.lipi.go.id dari tanggal 2 Januari 2016 s.d tanggal 21 Maret 2016. Panduan Pendaftaran LKIR akan dipaparkan pada website kompetisi.lipi.go.id. Peserta disarankan untuk menggunakan email pribadi dan kontak pribadi (bukan kontak kantor/sekolah) untuk memudahkan komunikasi dengan panitia.2. Verifikasi Administrasi
Proses verifikasi administrasi oleh pihak panitia akan dilakukan pada tanggal 21 Maret 2016 s.d tanggal 28 Maret 2016. Panitia hanya akan melakukan verifikasi terhadap calon peserta yang telah memenuhi syarat dan kriteria serta telah melengkapi seluruh persyaratan dokumen. Verifikasi dilaksanakan secara serentak setelah batas registrasi ditutup.3. Seleksi Proposal Terbimbing oleh Dewan Juri
Dewan Juri akan menyeleksi proposal dan akan menentukan secara langsung mentor yang akan membimbing karya ilmiah peserta yang lolos seleksi. Proposal yang lolos untuk dibimbing akan diumumkan secara online di website kompetisi.lipi.go.id Pada tanggal 11 April 2016.4. Pembimbingan (Mentoring) karya ilmiah
Proses pembimbingan proposal dilakukan mulai tanggal 18 April 2016 s.d tanggal 1 Agustus 2016. Ketentuan Mentoring dapat diunduh pada halaman download5. Pengumuman Finalis
Karya ilmiah peserta yang telah selesai dibimbing akan diseleksi kembali oleh Dewan Juri untuk dipilih sebagai finalis LKIR ke-48 Tahun 2016. Pengumuman Finalis akan dilakukan pada tanggal 12 Agustus 2016 melalui website Kompetisi LIPI, telepon dan surat resmi.6. Pameran dan Presentasi Finalis
Finalis yang terpilih akan diundang ke Jakarta untuk mempresentasikan karya ilmiahnya secara keseluruhan di hadapan Dewan Juri dan melakukan pameran di hadapan pengunjung. Pameran dan presentasi finalis akan diselenggarakan pada tanggal 22 Agustus 2016 s.d tanggal 26 Agustus 2016.
Mentoring
Mentor adalah seseorang yang ditunjuk oleh Dewan Juri LKIR untuk memberikan bimbingan kepada peserta LKIR yang proposalnya lolos untuk dibimbing. Pemilihan mentor adalah mutlak menjadi hak Dewan Juri dengan mempertimbangkan kepakaran mentor tersebut.
Mekanisme Mentoring
- Panitia menginformasikan Nama Mentor Peserta Terbimbing bersamaan dengan pengumuman proposal terbimbing
- Panitia selanjutnya akan meneruskan proposal Peserta Terbimbing kepada Mentor masing – masing
- Panitia menginformasikan kontak Mentor kepada peserta
- Selanjutnya Peserta dipersilahkan melakukan komunikasi dengan mentor yang bersangkutan terkait penelitian yang akan dilakukan
- Peserta diperkenankan melakukan modifikasi judul, objek penelitian dan hal teknis lain atas rekomendasi Mentor
- Peserta wajib mengisi Logbook Penelitian
Output Mentoring
Laporan Penelitian Hasil dari mentoring berupa Laporan penelitian yang dikumpulkan sebelum pengumuman Finalis untuk selanjutnya dipresentasikan dihadapan Dewan Juri pada saat Final Kompetisi Ilmiah LIPI (bagi peserta yang lolos sebagai Finalis). Format Laporan akan disampaikan pada saat mentoring berlangsung Logbook Penelitian (template logbook dapat diunduh di halaman download)Peserta juga akan mengumpulkan copy Logbook Penelitian pada saat presentasi final. Logbook menjadi salah satu dasar Dewan Juri menilai Penelitian yang telah dilaksanakan Poster Pada saat Hasil Penetian sudah tercapai, maka peserta mulai mempersiapkan desain poster penelitian dengan bantuan dari Mentor sebagai Advisor.
Info :http://kompetisi.lipi.go.id/lkir48/
Saturday, 30 January 2016
Kumbang dan Bunga
Kumbang hitam yang perkasa ini telah lama dinanti oleh bunga yang elok, Kedatangan si kumbang hitam dengan suara dengungan yang khas memberikan harapan akan adanya sentuhan pada bunga. Ini adalah bunga Widuri, warnanya yang serasi kombinasi dan gradasi putih dan ungu membuat kumbang tak tahan untuk tidak menghinggapinya. Ternyata sentuhan kumbang pada putik dan serbuk sari sangat dibutuhkan bunga widuri. Terjadilah penyerbukan yang selama ini dinanti bunga. Setelah kumbang menghisap nektar maka puaslah dia dan terbang dengan bangganya. Hubungan timbal balik yang saling menguntungkan telah terjadi dalam peristiwa ini. Maha suci Alloh yang telah menciptakan makhluk-makhlukNya.
Kamera SONY a3000
Lokasi Ds Pucuk Kec. Pucuk Kab. Lamongan
Kamera SONY a3000
Lokasi Ds Pucuk Kec. Pucuk Kab. Lamongan
Subscribe to:
Posts (Atom)











